MEDIAINDONESIANEWS.ID — Bupati Halmahera Tengah, Maluku Utara, Ikram M. Sangaji, menjadi pembicara dalam kuliah umum yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (BEM FIB) Universitas Khairun Ternate, Jumat (12/12/2021). Kehadiran Bupati Ikram dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi karena dinilai membuka ruang dialog strategis antara pemerintah daerah dan mahasiswa.
Kuliah umum yang mengangkat tema “Geopolitik dan Kebudayaan Lokal” itu membahas dinamika politik global dan regional serta pengaruhnya terhadap kehidupan sosial, struktur kekuasaan, dan identitas budaya masyarakat. Tema ini dianggap relevan karena Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki keragaman budaya yang menjadi kekuatan nasional.
Dalam pemaparannya, Bupati, Ikram M. Sangaji, menyampaikan bahwa pemahaman tentang geopolitik tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarnegara, tetapi juga berpengaruh pada stabilitas wilayah dan arah pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa kebudayaan lokal merupakan identitas penting yang harus dijaga dan dilestarikan sebagai benteng nilai di tengah derasnya arus globalisasi.
Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Ilmu Budaya. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi dan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Sejumlah pertanyaan kritis dilontarkan mahasiswa terkait hubungan antara geopolitik dan upaya pelestarian budaya daerah.
Menurut Ikram, kesadaran mahasiswa terhadap isu budaya dan geopolitik menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia berharap kuliah umum ini dapat memperluas wawasan mahasiswa sekaligus mendorong mereka untuk lebih peduli pada isu-isu strategis yang berkaitan dengan daerah.
Di akhir kegiatan, Bupati Ikram menyampaikan apresiasi kepada BEM FIB Universitas Khairun atas penyelenggaraan kuliah umum tersebut serta mengharapkan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan.
Reporter: Munces















