banner 970x250

Pemkab Bursel Dukung Pembentukan Koperasi Merah Putih dan Program Prioritas Nasional

MEDIAINDONESIANEWS.ID Pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Koperasi Merah Putih serta sejumlah program prioritas pemerintah pusat. Dukungan tersebut ditegaskan Wakil Bupati Buru Selatan, Gerson Eliaser Selsily, saat memberikan keterangan kepada awak media di Ambon. Minggu (8/2/2026).

Menurut Selsily, Pemkab Buru Selatan secara kelembagaan telah membentuk 81 Koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh desa di wilayah tersebut. Pembentukan koperasi ini merupakan tindak lanjut dari program nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperkuat sektor perdagangan dan perekonomian masyarakat desa.

“Secara kelembagaan, 81 koperasi sudah terbentuk. Pemerintah daerah sangat mendukung penuh apa yang menjadi harapan dan program pemerintah pusat, khususnya pembentukan Koperasi Merah Putih,” ujar Selsily.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat kendala dalam tahap pembangunan fisik, khususnya terkait ketersediaan lahan. Hingga saat ini, baru sekitar 27 desa yang telah memiliki surat keterangan tanah untuk pembangunan gedung koperasi.

“Persoalan utama adalah lahan. Sekitar 27 desa sudah memiliki surat tanah dan siap untuk pembangunan, sementara desa lainnya masih dalam proses, termasuk kerja sama dengan TNI untuk penyelesaian persoalan lahan,” jelasnya.

Selain koperasi, Selsily juga menyinggung rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Buru Selatan. Ia menyebutkan bahwa program tersebut belum berjalan karena membutuhkan lahan yang cukup luas. Meski begitu, pemerintah daerah telah melakukan berbagai persiapan, termasuk peninjauan lokasi yang dinilai layak untuk pembangunan sekolah tersebut.

“Kami sudah melakukan proses persiapan lahan dan berkoordinasi dengan dinas terkait, khususnya Dinas Pendidikan, untuk menyiapkan tenaga pendidik yang memiliki kualifikasi sesuai. Pemerintah daerah 1000 persen mendukung program Sekolah Rakyat,” tegasnya.

Terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selsily mengungkapkan bahwa saat ini telah berjalan di tiga titik dan ke depan akan diperluas ke beberapa lokasi lainnya. Menurutnya, program tersebut sangat penting untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah di Buru Selatan.

“Kami mendukung penuh program MBG karena manfaatnya besar, terutama untuk memperbaiki gizi anak-anak. Pengawasan juga melibatkan dinas terkait, termasuk Dinas Kesehatan, agar program ini benar-benar tepat sasaran,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati juga menyoroti persoalan akses jaringan internet di Kabupaten Buru Selatan. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak wilayah yang masuk kategori blank spot, sehingga menghambat pelayanan pemerintahan, pendidikan, dan kesehatan yang kini berbasis digital.

“Banyak desa yang belum terjangkau internet. Padahal, hampir semua laporan, baik di bidang kesehatan maupun pendidikan, harus dilakukan secara online. Ini menjadi kendala serius,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjut Selsily, berharap adanya dukungan dari penyedia layanan telekomunikasi seperti Telkomsel untuk memperluas jaringan di wilayah-wilayah tersebut. Saat ini, solusi sementara dilakukan melalui penyediaan titik akses terbatas, namun dinilai belum maksimal.

“Kami berharap ke depan akses internet bisa menjangkau seluruh wilayah, agar pelayanan publik dan aktivitas masyarakat bisa berjalan lebih baik,” pungkasnya. (MIN-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300

You cannot copy content of this page