banner 970x250

Gubernur Maluku Ajak Masyarakat Bijak Konsumsi Informasi di Era Digital

MEDIAINDONESIANEWS.ID Gubernur Hendrik Lewerissa mengajak masyarakat untuk lebih matang dan bijak dalam menyaring informasi yang beredar di ruang publik. Pesan tersebut disampaikan saat acara syukuran Hari Ulang Tahunnya (HUT) ke-58 yang berlangsung di Kediaman Gubernur Maluku, Mangga Dua, Senin malam (2/3).

Menurut Gubernur, derasnya arus informasi setiap hari menuntut masyarakat untuk mampu membedakan mana informasi yang benar, hoaks, fitnah, hujatan maupun cemohan.

“Mengkonsumsi informasi yang beredar secara masif setiap hari membutuhkan kematangan kita. Kita harus bisa memilah mana yang benar dan mana yang tidak benar,” ujarnya.

Ia menegaskan, berbagai kritik maupun tudingan yang dilontarkan segelintir pihak merupakan konsekuensi dari jabatan publik. Namun, ia memastikan bahwa seluruh kebijakan yang diambil bersama Wakil Gubernur selama satu tahun terakhir telah sesuai dengan aturan yang berlaku serta melalui pertimbangan matang.

“Setiap keputusan tidak mungkin menyenangkan semua orang. Tetapi kebijakan itu dibuat dengan pertimbangan mendalam, bukan secara sembrono, dan selalu didasari hikmat dari Tuhan,” tegasnya.

Gubernur menyampaikan bahwa satu tahun masa kepemimpinannya telah dilalui, sementara masih ada empat tahun ke depan yang akan dihadapi dengan berbagai tantangan, termasuk kritik dan hujatan di era informasi yang belum sepenuhnya tervalidasi.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung kondisi global yang dinilainya berdampak pada situasi nasional dan daerah. Meski demikian, ia menyatakan optimistis dan mengaku bangga sebagai kader Presiden Prabowo Subianto serta kader Partai Gerindra.

Gubernur menyebut sejumlah capaian pembangunan di Maluku yang mendapat dukungan pemerintah pusat pada tahun 2025, antara lain pembangunan ruas jalan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah, pembangunan rumah sakit representatif di Namlea, serta pembangunan lima rumah sakit tambahan tahun ini.

Selain itu, terdapat dua laboratorium di Buru dan Maluku Barat Daya (MBD), serta program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada tahun 2026 akan menyasar 1.705 unit rumah. Pemerintah Provinsi Maluku juga menjalankan program “Manggorebe Bikin Bae Rumah” untuk membantu perbaikan rumah tidak layak huni secara bertahap.

Di sektor ekonomi, ia menyoroti pengembangan hilirisasi komoditas unggulan seperti kelapa di Nawalhia dan pala di Seram. Kabar menggembirakan lainnya, peletakan batu pertama pengembangan Blok Abadi di Blok Masela direncanakan berlangsung pada Maret atau April 2026.

Gubernur mengungkapkan bahwa berdasarkan komunikasi dengan investor Jepang dan SKK Migas, tahap awal proyek tersebut akan membutuhkan lebih dari 1.000 hingga hampir 2.000 tenaga kerja, terutama untuk posisi keamanan. Pada tahap operasional penuh, proyek itu diproyeksikan menyerap 15.000 hingga 20.000 tenaga kerja.

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolda Maluku untuk menyiapkan pelatihan dan sertifikasi bagi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing dan mengisi peluang kerja tersebut.

“Indonesia ini terbuka. Karena itu, yang harus kita lakukan adalah mempersiapkan anak-anak Maluku agar siap bersaing dan mengambil kesempatan yang ada,” katanya.

Gubernur juga menyampaikan harapan agar pembangunan Maluku Integrated Port (MIP) dapat segera terealisasi di Pulau Ambon sebagai bagian dari upaya transformasi ekonomi daerah. (AHL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300

You cannot copy content of this page