Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Pemkot Ambon Dukung Program PKK hingga Tingkat Pusat, Wali Kota Tekankan Pemberdayaan Keluarga Berkelanjutan

MEDIAINDONESIANEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berkomitmen mendukung pelaksanaan 10 Program Pokok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) secara berkelanjutan, mulai dari tingkat desa, negeri, kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota hingga tingkat pusat.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, saat menghadiri penilaian Lomba Desa Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK tingkat Provinsi Maluku di Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Selasa (3/11/2026).

Wattimena menegaskan, lomba 10 Program Pokok PKK tidak boleh hanya dipandang sebagai ajang kompetisi untuk menentukan desa atau negeri terbaik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi sarana memperkuat pemberdayaan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, penguatan pemberdayaan keluarga melalui 10 Program Pokok PKK perlu dilihat dari berbagai aspek, terutama keberlanjutan program dan dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

“Penguatan pemberdayaan keluarga melalui perlombaan 10 Program Pokok PKK ini mestinya dilihat dari berbagai aspek. Jika sebuah desa atau negeri sudah memenuhi kriteria dan layak, maka wajib mengikuti kompetisi Lomba PKK,” tegas Wattimena.

Ia menjelaskan, berbagai gerakan pemberdayaan ekonomi keluarga harus terus tumbuh dan berjalan secara konsisten di seluruh tingkatan pemerintahan. Mulai dari desa, negeri, kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota hingga tingkat pusat.

Karena itu, ia mengingatkan agar pelaksanaan program PKK tidak hanya aktif ketika menghadapi perlombaan, tetapi harus menjadi bagian dari gerakan pemberdayaan masyarakat sehari-hari.

“Gerakan-gerakan untuk memberdayakan ekonomi keluarga melalui 10 Program Pokok PKK harus terus tumbuh dan berjalan dari tingkat desa, negeri, kelurahan, kecamatan, kabupaten hingga pusat. Jangan sampai kegiatan ini berhenti dan baru dimulai kembali ketika mengikuti lomba tingkat desa,” ujarnya.

Wattimena juga menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan lomba tidak semata-mata diukur dari siapa yang menjadi peserta atau pemenang. Hal yang lebih penting adalah sejauh mana kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi kehidupan keluarga dan masyarakat.

“Perlombaan desa terbaik 10 Program Pokok PKK ini harus terus berkelanjutan. Yang perlu kita soroti adalah dampak positif dari lomba yang diikuti, bukan sekadar siapa yang mengikuti perlombaan,” katanya.

Selain itu, Wali Kota turut menyoroti pentingnya menghidupkan kembali penguatan kelompok Dasawisma di tingkat desa, negeri, dan kelurahan.

Menurutnya, Dasawisma memiliki peran strategis karena menjadi ujung tombak pelaksanaan gerakan PKK dalam menjangkau keluarga secara langsung.

Pemkot Ambon, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program PKK melalui sinergi antara pemerintah daerah dan Tim Penggerak PKK, sehingga pelaksanaan program pemberdayaan keluarga dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata.

Wattimena berharap, melalui pelaksanaan Lomba Desa Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK, kualitas kehidupan keluarga di Kota Ambon semakin meningkat, sekaligus mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kita, melalui perlombaan ini, keluarga-keluarga di Kota Ambon bisa menjadi lebih baik ke depannya,” tutupnya. (MIN-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300

You cannot copy content of this page