Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Kementerian Pertanian Alokasikan Program Strategis 2026, Gubernur Maluku Apresiasi Dukungan Swasembada Pangan

MEDIAINDONESIANEWS.ID — Harapan Provinsi Maluku untuk mewujudkan swasembada pangan semakin nyata. Pada Tahun Anggaran 2026, Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian mengalokasikan sejumlah program strategis berskala besar untuk mendukung sektor pertanian di Maluku.

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas perhatian dan keberpihakan nyata terhadap Maluku, khususnya dalam menjawab tantangan pertanian di wilayah kepulauan.

Menurut Gubernur, dukungan tersebut menjadi angin segar bagi petani sekaligus menegaskan posisi Maluku sebagai bagian penting dari agenda swasembada pangan nasional. Ia menilai bantuan ini bukan sekadar program rutin, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur pertanian, ancaman perubahan iklim, serta kebutuhan petani di daerah kepulauan.

“Ini adalah harapan baru bagi petani Maluku. Bantuan ini lahir dari komunikasi yang intens, dari keberanian menyuarakan kebutuhan Maluku di pusat, dan dari keyakinan bahwa Maluku mampu berkontribusi bagi swasembada pangan nasional,” ujar Hendrik.

Mengalirnya dukungan dari pemerintah pusat tersebut tidak terlepas dari peran aktif Gubernur Maluku dalam memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional. Melalui berbagai pertemuan dan koordinasi lintas kementerian, Gubernur secara konsisten menyampaikan kondisi riil Maluku sebagai daerah kepulauan dengan tantangan geografis dan iklim yang kompleks.

Upaya tersebut membuahkan hasil dengan masuknya Maluku sebagai salah satu daerah penerima program strategis pertanian, yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Pemerintah Provinsi Maluku berharap program yang dialokasikan pada 2026 dapat diimplementasikan secara tepat sasaran dan berkelanjutan, sehingga swasembada pangan di Maluku dapat terwujud dan memberi kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional. (Red-MIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300

You cannot copy content of this page