MEDIAINDONESIANEWS.ID — Komisi IV DPRD Maluku mengkritik minimnya alokasi anggaran rehabilitasi untuk RS Umarella yang diproyeksikan menjadi rumah sakit rujukan strategis di wilayah Kabupaten Maluku Tengah dan Pulau Seram.
Anggota Komisi IV DPRD Maluku, Yan Zamora Noach, mengatakan hasil pengawasan DPRD pada tahun anggaran 2025/2026 menemukan dana rehabilitasi rumah sakit tersebut hanya sebesar Rp100 juta. Padahal, menurutnya, fasilitas dan pelayanan kesehatan di RS Umarella masih sangat terbatas.
“Tahun 2025 anggaran rehab untuk RS Umarella hanya Rp100 juta, padahal rumah sakit ini sangat strategis untuk menjadi rumah sakit rujukan. Belum lagi RS ini masih mengharapkan anggaran pemerintah karena belum BLUD,” kata Yan kepada wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang, Ambon, Senin (25/5).
Selain keterbatasan fasilitas, DPRD juga menemukan persoalan ketersediaan obat-obatan yang dinilai belum mencukupi kebutuhan pelayanan selama satu tahun. Pembayaran jasa tenaga kesehatan tahun 2025 juga disebut belum diselesaikan hingga saat ini.
“Obat-obatan tidak cukup sampai satu tahun dan jasa tenaga kesehatan tahun 2025 juga belum dibayar,” ujarnya.
Menurut Yan, RS Umarella seharusnya dipersiapkan menjadi rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat Pulau Seram dan wilayah sekitarnya sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit di Kota Ambon.
Ia menilai penguatan fasilitas dan layanan rumah sakit tersebut dapat mengurangi beban rumah sakit rujukan di Ambon yang selama ini menerima banyak pasien dari Maluku Tengah.
“Kalau rumah sakit ini diperkuat maka pasien dari Maluku Tengah tidak semuanya harus dibawa ke Ambon sehingga antrean di rumah sakit rujukan di Ambon bisa berkurang,” katanya.
Komisi IV DPRD Maluku menilai fasilitas serta dukungan anggaran yang tersedia saat ini belum memadai untuk mendukung rencana peningkatan status RS Umarella sebagai rumah sakit rujukan strategis.
“Perhatian pemerintah harus lebih serius karena rumah sakit ini sangat penting untuk pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Maluku Tengah,” ujar Yan. (MIN-01)















