Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Ridwan Nurdin Soroti Dampak Pemadaman PLN terhadap Layanan Internet di Buru Selatan

MEDIAINDONESIANEWS.ID — Kerja sama PT PLN Wilayah Maluku dengan Telkomsel dalam pembangunan dan pengoperasian menara telekomunikasi di Maluku dinilai dapat mendukung peningkatan akses komunikasi masyarakat. Namun, ketergantungan menara telekomunikasi terhadap pasokan listrik PLN dinilai berpotensi mengganggu layanan internet ketika terjadi pemadaman listrik.

Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Maluku, H. Ridwan Nurdin, S.S., M.Kes., kepada wartawan di Ambon, Senin (21/9). Menurutnya, pelayanan Telkomsel kepada masyarakat sudah baik, tetapi kualitas layanan dapat terganggu apabila pasokan listrik untuk menara telekomunikasi terhenti.

Ridwan mengatakan, sejumlah menara telekomunikasi sebelumnya menggunakan sumber energi tenaga surya sebagai alternatif untuk menjaga operasional jaringan. Namun, apabila seluruh pasokan listrik menara dialihkan ke jaringan PLN, pemadaman listrik secara otomatis dapat berdampak pada akses internet masyarakat.

“Kalau aliran listrik dari tenaga surya, saat listrik PLN mati, akses internet masih bisa berjalan. Tetapi kalau semua dialihkan ke tenaga listrik dari PLN, ketika listrik PLN mati, secara otomatis jaringan internet juga ikut mati,” ujarnya.

Menurut Ridwan, kondisi tersebut menjadi perhatian serius, terutama di Kabupaten Buru Selatan yang masih menghadapi persoalan pasokan listrik. Ia menyebut, pemadaman listrik di wilayah tersebut masih cukup sering terjadi.

“Kalau kondisi PLN di Kabupaten Buru Selatan kadang-kadang mati lebih banyak dari hidup, itu tentu menjadi masalah,” katanya.

Karena itu, Ridwan berharap PLN tetap dapat memberikan dukungan pasokan listrik kepada menara telekomunikasi, tetapi tidak menghilangkan sistem energi alternatif yang telah tersedia.

Ia mengusulkan agar setiap menara yang menggunakan pasokan listrik PLN tetap dilengkapi dengan tenaga surya sebagai sumber energi cadangan. Dengan demikian, ketika terjadi pemadaman listrik, operasional menara dan akses internet masyarakat tetap dapat berjalan.

“Kami berkeinginan, silakan PLN membantu memberikan aliran listrik ke tower, tetapi harus ada operator yang dapat melakukan pekerjaan dengan baik, baik untuk aliran listrik PLN maupun persiapan tenaga surya. Jadi, ketika listrik PLN mati, tenaga surya bisa digunakan sebagai antisipasi,” jelasnya.

Menurut Ridwan, keberadaan jaringan telekomunikasi sangat penting bagi masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses internet.

Ia menyebut pembangunan menara telekomunikasi di Kecamatan Leksula dan Desa Waipusi, Kabupaten Buru Selatan, telah lama diperjuangkan. Menurutnya, peningkatan akses internet di wilayah tersebut menjadi kebutuhan penting karena masyarakat semakin bergantung pada layanan komunikasi dan internet.

“Tower di Kecamatan Leksula dan Desa Waipusi sudah lama kami perjuangkan. Desa-desa di Kabupaten Buru Selatan ini penting. Leksula merupakan salah satu desa tertua sekaligus kecamatan dengan jumlah penduduk di atas 3.000 jiwa. Sangat ironis kalau jaringan internet di sana masih lemah,” tandasnya.

Ridwan berharap sinergi antara PLN dan Telkomsel tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga memastikan keberlangsungan layanan melalui sistem kelistrikan yang andal dan dukungan sumber energi alternatif.

Dengan demikian, masyarakat di wilayah terpencil maupun wilayah yang masih menghadapi persoalan kelistrikan tetap dapat memperoleh akses komunikasi dan internet secara berkelanjutan. (MIN-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300

You cannot copy content of this page