Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Perduli Kemanusiaan, Akmal Soulisa Salurkan Bantuan Kepada Warga Kena Musibah Banjir di Kecamatan Ambalau

NAMROLE, MEDIAINDONESIANEWS.ID – Wakil Ketua I Komisi I DPRD Provinsi Maluku, M. Akmal Sudarsono Soulisa, dengan rasa penuh perhatiannya bertindak cepat menyalurkan bantuannya dalam menangani bencana banjir bandang yang melanda desa-desa di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Buru Selatan Provinsi Maluku.

“Ini darurat kemanusiaan, dan langkah cepat harus segera dilakukan untuk menyelamatkan warga, memulihkan akses, dan menjamin kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” kata Akmal dalam keterangannya kepada Mediaindonesianews.id, Rabu (02/07/2025).

Selanjutnya anggota DPRD Provinsi Maluku dapil Buru-Buru Selatan ini mengatakan, Banjir bandang tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Ambalau sejak Minggu malam hingga Senin pagi, menyebabkan sungai di Desa Siwar dan Elara meluap. Akibatnya, tiga desa terdampak secara bersamaan dan sebanyak 594 rumah warga terendam, dengan kondisi terparah terjadi di Desa Selasi, Siwar, Elara.

Lanjutnya, hal yang sama dialami oleh warga di Desa Lumoy, Desa Kampung Baru dan Ulima. Akibat sungai Lumoy, sungai Kampung Baru, dan sungai Ulima meluap. Sehingga 95 persen rumah warga terendam banjir.

Kemudian dikatakan Akmal bahwa, sebagai bentuk kepedulian, Saya turut menyalurkan bantuan darurat berupa beras, gula, minyak kelapa, sabun cuci, sikat gigi, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan tersebut akan dibawa langsung oleh timnya ke Ambalau dari ambon pada Rabu malam dan tiba pada kamis pagi tadi untuk disalurkan langsung kepada warga serta memantau kondisi bencana secara langsung di lapangan.

Dalam keterangannya, Akmal juga mendorong pemerintah untuk segera menetapkan status tanggap darurat bencana agar penanganan dapat dilakukan secara maksimal.

Dan Ia juga menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin keselamatan dan hak hidup masyarakat.

“Saya minta BPBD, Dinas Sosial, dan pihak keamanan bergerak cepat. Jangan sampai ada warga yang terlambat diselamatkan atau tidak mendapat akses pangan dan obat-obatan,” tambahnya.

Menurutnya, bencana ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem mitigasi bencana, terutama di wilayah-wilayah rawan bencana seperti Ambalau dan lainnya. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar bantuan dapat tersalurkan dengan baik dan merata,” tutup Akmal. (Red-MIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300

You cannot copy content of this page