MEDIAINDONESIANEWS.ID – Upaya serius Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Provinsi Sumatera Utara dalam memangkas birokrasi layanan kesehatan publik menunjukkan hasil nyata. Inovasi layanan unggulan RSUD Doloksanggul, yang diberi nama unik “PRAMUGARI JKN”, sukses melaju ke babak presentasi dan wawancara dalam ajang Lomba Inovasi Daerah Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Tahun 2025, bersaing ketat dengan nominator terbaik lainnya.
PRAMUGARI JKN, singkatan dari Pelayanan Ramah Orangnya, Mudah Dicari, Gampang Dimengerti dan Membudayakan Antrian Online JKN, merupakan terobosan yang secara spesifik menyasar keluhan klasik masyarakat: antrean panjang dan kerumitan akses layanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Fokus pada Digitalisasi dan Budaya Ramah
Direktur RSUD Doloksanggul, dr. Tiar L. Sihombing, menegaskan bahwa inovasi ini lahir sebagai respons atas kebutuhan mendesak untuk menghilangkan stigma pelayanan rumah sakit yang “lambat dan berbelit-belit.”
“PRAMUGARI JKN adalah janji kami untuk mempermudah akses layanan. Mulai dari proses pendaftaran yang disederhanakan melalui digitalisasi (antrean online), hingga jaminan pelayanan yang ramah dan mudah dipahami. Tujuannya jelas: membuat masyarakat, terutama peserta JKN, memperoleh layanan kesehatan secara cepat dan efektif,” ujar dr. Tiar usai sesi presentasi.
Model ini berfokus pada dua pilar utama:
1. Digitalisasi: Membangun budaya antrean online untuk peserta JKN guna meminimalisir penumpukan pasien.
2. Perubahan Budaya: Menekankan pada pelayanan yang mudah diakses dan ramah, menjadikan pengalaman berobat lebih nyaman.
Dukungan Pemda dan Verifikasi Lapangan
Tim Humbahas yang dipimpin langsung oleh Kepala Bappelitbangda, Pahala Lumban Gaol, telah memaparkan inovasi ini di hadapan Tim Juri Bappelitbang Provsu. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh Bupati Humbahas, Dr. Oloan Paniaran Nababan.
“Lolosnya PRAMUGARI JKN ke tahap ini adalah bukti komitmen daerah kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus mengharumkan nama Humbahas di kancah provinsi,” tutur Pahala Gaol.
Langkah selanjutnya, Tim Juri Provsu dijadwalkan akan melaksanakan kunjungan lapangan untuk memverifikasi langsung implementasi program ini. Harapannya, inovasi berbasis digital dan budaya ramah ini tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga dapat menjadi model pelayanan publik yang berkelanjutan dan bisa direplikasi secara luas di unit kesehatan lain di Sumatera Utara, demi menjamin peserta JKN mendapatkan haknya dengan optimal.
Pihak RSUD Doloksanggul berharap inovasi ini tidak hanya berhenti pada kompetisi, tetapi juga dapat menjadi model pelayanan publik yang berkelanjutan dan bisa direplikasi oleh unit-unit layanan kesehatan lain di seluruh Sumatera Utara.
Setelah tahapan presentasi ini, Tim Juri dari Bappelitbang Provsu dijadwalkan akan melaksanakan kunjungan lapangan untuk memverifikasi langsung implementasi PRAMUGARI JKN serta inovasi-inovasi lain yang masuk dalam daftar nominator. Lomba ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provsu untuk mendorong budaya gagasan kreatif dan inovatif guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor. (JVS)















