banner 970x250

Kebaktian Peringatan Natal GSJS Sore Wijaya Kusuma: Natal sebagai Panggilan Hidup dalam Kasih

MEDIAINDONESIANEWS.ID Kebaktian Peringatan Natal yang diselenggarakan Gereja Satu Jam Saja (GSJS) Sore Wijaya Kusuma, Surabaya, berlangsung khidmat dan sarat pesan reflektif, Minggu sore (21/12/2025). Ibadah tersebut tidak hanya menjadi perayaan kelahiran Yesus Kristus, tetapi juga menjadi ruang perenungan kritis bagi jemaat dalam memaknai Natal di tengah realitas kehidupan sehari-hari.

Sejak awal ibadah, suasana khusyuk telah terasa melalui lantunan puji-pujian jemaat yang mengalun tenang, mengiringi doa serta pembacaan firman Tuhan. Kesederhanaan dalam rangkaian ibadah justru mempertegas pesan Natal sebagai peristiwa iman, bukan sekadar agenda tahunan gereja yang bersifat seremonial.

Dalam khotbah Natalnya, Pendeta Agus Gunawan mengingatkan bahwa makna Natal kerap memudar ketika hanya dirayakan secara simbolik.

“Natal bukan berhenti pada lagu, lilin, dan ucapan selamat. Natal adalah keberanian untuk hidup dalam kasih, keadilan, dan kepedulian di tengah dunia yang semakin individualistis,” tegasnya di hadapan jemaat.

Pesan tersebut mengajak jemaat untuk menyadari bahwa iman tidak cukup dirayakan di dalam gedung gereja, melainkan harus dihadirkan secara nyata dalam kehidupan sosial. Jemaat didorong untuk menjadikan Natal sebagai panggilan untuk menjadi terang, khususnya bagi mereka yang kecil, lemah, dan terpinggirkan.

Kebaktian peringatan Natal GSJS Sore Wijaya Kusuma juga diisi dengan persembahan pujian jemaat serta pelayanan doa. Seluruh rangkaian ibadah berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan, mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan antarjemaat.

Salah satu pengurus gereja menyampaikan bahwa kebaktian Natal ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat arah pelayanan gereja ke depan.

“Kami berharap semangat Natal tidak berhenti pada perayaan hari ini, tetapi terus diwujudkan dalam tindakan nyata jemaat di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Melalui kebaktian peringatan Natal tersebut, GSJS Sore Wijaya Kusuma kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembentukan iman yang kritis, membumi, dan relevan dengan tantangan zaman.

Kaperwil Jatim: Yonathan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300

You cannot copy content of this page