MEDIAINDONESIANEWS.ID – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Gereja Efata Lukulamo, Kecamatan Weda Tengah, Sabtu (27/12/2025), berubah menjadi pembagian sembako gratis bagi masyarakat. Kebijakan tersebut diambil langsung oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah sebagai bentuk kepedulian menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Kegiatan ini dihadiri Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji, Wakil Bupati Ahlan Djumadil, Sekretaris Daerah Bahri Sudirman, serta Gubernur Maluku Utara Sherly Djuanda Laos, Forkopimda, dan jajaran Pemkab Halmahera Tengah. Gerakan Pangan Murah tersebut diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku Utara.
Bupati Ikram menegaskan bahwa seluruh paket sembako yang tersedia digratiskan dan sepenuhnya ditanggung oleh Pemkab Halmahera Tengah.
“Pemda Halmahera Tengah yang menanggung semuanya, masyarakat tinggal menikmati,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Halmahera Tengah juga mengumumkan sejumlah agenda strategis, di antaranya kick off pembangunan jalan alternatif Taba Lik, rencana normalisasi Kali Kobe sebagai upaya pencegahan banjir, serta penyaluran bantuan kemanusiaan sebesar Rp3 miliar bagi korban bencana di Sumatra. Selain itu, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjuanda Laos, mengapresiasi berbagai kebijakan pro-rakyat yang dijalankan Pemkab Halmahera Tengah, mulai dari program sembako gratis, pemberian insentif kepada masyarakat, hingga kebijakan listrik gratis.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Pemerintah hadir, masyarakat merasakan.
Kabiro Halteng: Munces















