banner 970x250

Cahaya Ukhuwah di Balik Meja Parlemen: Buka Bersama Sekretariat DPRD Halmahera Tengah

MEDIAINDONESIANEWS.ID – Ketika lembayung senja mulai menyapa ufuk Weda, Selasa, 3 Maret 2026, suasana di kantor DPRD Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, berubah menjadi lebih teduh dan penuh makna. Aktivitas administratif yang biasanya riuh perlahan mereda, berganti dengan lantunan doa dan nuansa kebersamaan.

Di bawah atap gedung rakyat itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) Drs. Ridwan A. Basalem, M.Si duduk bersama seluruh jajaran staf. Tanpa sekat jabatan dan tanpa formalitas berlebih—yang tampak hanyalah kebersamaan dalam menanti waktu berbuka di bulan suci Ramadhan.

Menenun Kebersamaan dalam Sajian Sederhana

Dalam sambutannya, Drs. Ridwan A. Basalem, M.Si menyampaikan bahwa buka puasa bersama ini bukan sekadar tradisi tahunan. Ia menjadi ruang refleksi di tengah padatnya agenda pelayanan publik.

Hidangan sederhana yang tersaji di atas meja menjadi simbol kesetaraan dan rasa syukur.

“Ramadhan adalah jembatan hati. Hari ini kita melintasi jembatan itu bersama-sama, memastikan bahwa di balik tugas melayani rakyat, kita adalah satu keluarga yang utuh,” ujarnya.

Ramadhan menghadirkan momen untuk mempererat tali silaturahmi yang mungkin sempat renggang oleh kesibukan tugas negara. Dalam suasana hangat itu, nilai ukhuwah terasa lebih nyata dibanding sekadar kata-kata.

Sujud yang Menyatukan

Saat azan Magrib berkumandang, tegukan air menjadi pembuka syukur. Kebersamaan berlanjut dalam saf-saf sholat berjamaah.

Ruang Rapat Paripurna yang biasanya menjadi arena diskusi dan perumusan kebijakan, malam itu bertransformasi menjadi ruang doa.Sholat Magrib hingga Tarawih dilaksanakan dengan khidmat. Dalam setiap sujud, para aparatur menanggalkan atribut jabatan dan melebur sebagai hamba yang memohon rida Ilahi.

Sinergi kerja yang selama ini terbangun diteguhkan kembali dengan fondasi spiritual.

Makna di Balik Momentum

Ramadhan tahun ini membawa pesan mendalam bagi keluarga besar Sekretariat DPRD Halmahera Tengah, dedikasi kepada daerah akan terasa hambar tanpa hangatnya persaudaraan.

Malam itu, bukan hanya rasa lapar yang terobati, tetapi juga jiwa yang kembali terisi energi kebersamaan dan semangat pelayanan.

Dari ruang sederhana di Weda, terpancar tekad baru untuk terus mengabdi bagi Bumi Fagogoru dengan hati yang lebih bersih dan ukhuwah yang semakin kokoh, tutupnya.

Kabiro Halteng: (Munces)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300

You cannot copy content of this page