banner 970x250

Jemaah Haji Asal Ambon Dipulangkan Lebih Awal karena Faktor Kesehatan

MEDIAINDONESIANEWS.ID Seorang jemaah haji asal Kota Ambon, Maluku, atas nama, Zulaiha Tuasikal, dipulangkan lebih awal ke Indonesia melalui mekanisme tanazul karena pertimbangan kondisi kesehatan. Jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 24 Embarkasi Ujung Pandang (UPG-24) itu telah tiba dengan selamat di Ambon pada Minggu (14/6) dan diserahterimakan kepada keluarga dalam keadaan sehat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku, Djumadi Wali, mengatakan Zulaiha semula tergabung dalam Kloter 24 asal Maluku. Namun, setelah melalui pertimbangan medis dan prosedur yang berlaku, ia ditanazulkan ke Kloter 15 Embarkasi Ujung Pandang agar dapat dipulangkan lebih awal.

“Jemaah atas nama Ibu Zulaiha Tuasikal yang semula berada pada Kloter UPG-24 asal Provinsi Maluku, karena kondisi kesehatan ditanazulkan ke Kloter 15 Embarkasi Ujung Pandang. Yang bersangkutan telah dipulangkan dan tiba di Tanah Air pada 12 Juni 2026,” kata Djumadi.

Menurut Djumadi, setelah menjalani proses perjalanan dan pemantauan kesehatan, Zulaiha tiba di Ambon pada 14 Juni 2026. Setibanya di daerah asal, ia diterima oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara Maluku sebelum diserahterimakan kepada pihak keluarga.

“Alhamdulillah, yang bersangkutan telah tiba di Ambon, diterima oleh PPIH Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku, dan telah diserahterimakan kepada pihak keluarga dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Sementara itu, adik kandung Zulaiha, Hadidjah Latupono, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku, serta panitia haji yang telah membantu proses pemulangan sejak di Arab Saudi hingga tiba di Maluku.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku, serta Panitia Haji yang telah memberikan perhatian dan langkah cepat dalam mengawal proses tanazul Ibu Zulaiha Tuasikal mulai dari Makkah hingga kembali ke Tanah Air,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Hadidjah menilai komunikasi yang baik dan respons cepat dari petugas telah memberikan ketenangan bagi keluarga selama proses pemulangan berlangsung. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua PPIH Embarkasi Haji Antara Maluku, Kasrul Selang, beserta jajaran yang dinilai telah mendampingi proses tersebut secara profesional dan bertanggung jawab.

Keluarga berharap pelayanan dan pendampingan kepada jemaah haji yang memiliki kondisi kesehatan khusus dapat terus ditingkatkan pada penyelenggaraan ibadah haji di masa mendatang.

Mekanisme tanazul merupakan salah satu layanan yang diberikan kepada jemaah dengan kebutuhan khusus, termasuk pertimbangan kesehatan. Layanan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan ibadah haji hingga kembali ke daerah asal.(Red/Sumber: Media Center Haji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300

You cannot copy content of this page