MEDIAINDONESIANEWS.ID – Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelayanan imunisasi hingga menjangkau wilayah terpencil dan terluar melalui pelaksanaan Pekan Imunisasi Dunia (PID) Provinsi Maluku Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Ambon, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Bebas Penyakit, Maluku Hebat par Maluku pung Bae” dengan slogan “Lindungi Diri, Lindungi Semua, Maluku Hebat” tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi sebagai perlindungan kesehatan bagi seluruh kelompok usia.
Sambutan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie. Dalam sambutannya, gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan PID 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Pekan Imunisasi Dunia Tahun 2026 ini. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya imunisasi sebagai investasi kesehatan jangka panjang bagi generasi penerus bangsa,” ujar Sadali.
Ia menegaskan, tantangan geografis Maluku sebagai daerah kepulauan tidak menjadi penghalang dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata dan inklusif bagi masyarakat.
“Di tengah tantangan geografis wilayah kepulauan, semangat kolaborasi, dedikasi, dan kerja keras seluruh pihak menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan inklusif tetap dapat dihadirkan hingga menjangkau daerah terpencil dan terluar di Maluku,” katanya.
Menurutnya, Pekan Imunisasi Dunia Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kembali kesadaran masyarakat terkait pentingnya imunisasi sebagai perlindungan optimal dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Pemerintah Provinsi Maluku, lanjutnya, juga mendukung transformasi sistem kesehatan nasional, khususnya penguatan layanan primer dengan imunisasi sebagai salah satu intervensi esensial sepanjang siklus kehidupan.
Dalam sambutan tersebut disebutkan, Maluku yang terdiri atas 1.422 pulau memiliki tantangan tersendiri dalam memastikan akses layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat. Karena itu, pelaksanaan program imunisasi membutuhkan kerja keras, inovasi, ketangguhan, serta kolaborasi lintas sektor yang kuat.
Gubernur juga memberikan penghargaan kepada tenaga kesehatan, kader, dan seluruh mitra yang terus bekerja menjangkau masyarakat hingga ke wilayah sulit dijangkau.
“Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan, kader, dan para mitra yang terus bekerja tanpa lelah menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terpencil, terluar, dan sulit dijangkau,” ujarnya.
Melalui momentum PID 2026, Pemerintah Provinsi Maluku mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan cakupan imunisasi, memperluas edukasi kepada masyarakat, memperkuat sistem pelayanan hingga tingkat desa dan dusun, serta mengoptimalkan peran tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat dalam membangun kepercayaan publik terhadap imunisasi.
“Keberhasilan program imunisasi adalah tanggung jawab kita bersama. Ini bukan hanya menjadi tugas sektor kesehatan, tetapi memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Pembukaan Pekan Imunisasi Dunia Tahun 2026 dilakukan secara simbolis melalui touchscreen finger oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku didampingi Kepala UNICEF Perwakilan Ambon, Ketua TP PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, Staf Ahli TP PKK Hj. Rohany Vanath, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, Staf Ahli TP PKK Hj. Rohany Vanath, Kepala UNICEF Perwakilan Ambon, serta pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku. Acara diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku kepada Sekretaris Daerah Provinsi Maluku. (Red/Diskominfo Maluku)















