banner 970x250

Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon Gelar Upacara Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209

MEDIAINDONESIANEWS.ID Pemerintah Provinsi Maluku bersama Pemerintah Kota Ambon menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209 Tahun 2026 di Pattimura Park, Ambon, Senin (18/5/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon sekaligus Upulatu Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, selaku Inspektur Upacara.

Dalam kesempatan tersebut, Bodewin membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, yang mengajak seluruh masyarakat merefleksikan kembali nilai perjuangan Thomas Matulessy atau Kapitan Pattimura dalam melawan penjajahan 209 tahun silam.

“Dua ratus sembilan tahun yang lalu, Kapitan Pattimura berdiri memimpin perlawanan rakyat Maluku melawan penjajahan. Dengan keberanian, keteguhan, dan cinta kepada tanah air, beliau menunjukkan bahwa rakyat Maluku memiliki harga diri, martabat, dan semangat yang tidak pernah dapat ditaklukkan,” ujar Bodewin saat membacakan sambutan Gubernur.

Melalui sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa tantangan perjuangan di era modern kini telah berubah. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan mengangkat parang dan salawaku, maka generasi saat ini dituntut menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan sosial.

“Hari ini kita harus berjuang melawan kebodohan dengan pendidikan, melawan kemiskinan dengan kerja keras, melawan keterbelakangan dengan inovasi, melawan perpecahan dengan persaudaraan, dan melawan ketidakadilan dengan keberpihakan kepada rakyat,” katanya.

Menurutnya, semangat perjuangan Pattimura belum sepenuhnya hidup apabila masyarakat masih mudah terpecah, malas bekerja, dan takut bersaing.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Teladani Perjuangan Pattimura, Wujudkan Maluku yang Gemilang Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menjadi pengingat sekaligus panggilan sejarah bagi seluruh generasi untuk membangun Maluku sebagai daerah kepulauan yang kuat, mandiri, dan sejahtera.

Dalam sambutan itu juga disampaikan sejumlah agenda strategis nasional yang diharapkan mampu mendorong kemajuan Maluku, di antaranya proyek kilang gas alam Blok Masela, pembangunan Maluku Integrated Port, serta pengawalan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan di DPR RI dan DPD RI.

Di akhir sambutannya, Gubernur mengajak masyarakat Maluku untuk bangga terhadap identitas dan sejarah daerahnya.

“Jangan pernah merasa kecil menjadi orang Maluku. Dari tanah rempah-rempah ini pernah lahir pejuang besar yang mengguncang dunia. Saya percaya, dari tanah ini pula, akan lahir generasi emas yang membawa Maluku menuju masa depan gemilang,” demikian pesan Gubernur.

Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, pimpinan dan anggota DPRD, jajaran TNI/Polri, serta para pejabat pimpinan tinggi pratama dan pimpinan OPD lintas pemerintahan. (Red/Diskominfo Maluku)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300

You cannot copy content of this page