Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Maya Baby Lewerissa Harap Olahan Sagu Rutong Jadi Produk Unggulan Kuliner Maluku

MEDIAINDONESIANEWS.ID – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, berharap produk olahan sagu yang dikembangkan kelompok Dasawisma di Negeri Rutong dapat menjadi salah satu produk unggulan makanan khas Maluku yang dikenal luas hingga tingkat nasional.

Harapan tersebut disampaikan Maya saat melakukan peninjauan dan penilaian terhadap sejumlah kelompok Dasawisma dalam kegiatan Lomba Desa Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Maluku di Negeri Rutong, Selasa (3/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Maya didampingi tim juri untuk melihat secara langsung berbagai kegiatan dan produk unggulan yang ditampilkan masing-masing kelompok Dasawisma. Salah satu yang menarik perhatiannya adalah kelompok Dasawisma yang mengembangkan usaha pengolahan sagu.

Saat melakukan penilaian, Maya menyaksikan secara langsung tahapan awal proses pengolahan sagu hingga menjadi bahan pangan yang siap diolah dan disajikan sebagai berbagai makanan tradisional khas Maluku.

Menurutnya, proses pengolahan bahan pangan lokal tersebut membutuhkan tenaga, ketekunan, dan kesabaran yang tidak sedikit.

Produk olahan yang diperkenalkan antara lain papeda, sagu lempeng, sinoli sagu, serta berbagai jenis makanan lainnya berbahan dasar sagu.

Di sela-sela peninjauan, Maya mengaku baru pertama kali melihat secara langsung proses pengolahan sagu dari tahap awal hingga menjadi produk pangan yang siap disajikan.

Ia berharap pengembangan produk olahan sagu oleh kelompok Dasawisma di Negeri Rutong dapat terus ditingkatkan sehingga mampu memperkenalkan kekayaan kuliner lokal Maluku kepada masyarakat luas.

Menurutnya, pengembangan berbagai produk berbahan dasar sagu memiliki potensi untuk menjadi bagian dari upaya memperkenalkan makanan khas daerah sekaligus mendorong kreativitas dan produktivitas kelompok Dasawisma.

Maya berharap, ke depan, produk olahan sagu dapat semakin dikenal dan menjadi salah satu makanan khas Maluku yang memiliki tempat di tengah masyarakat, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga di seluruh Indonesia. (MIN-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300

You cannot copy content of this page