Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Anual Plening Desa Loleo: Musyawarah Pembahasan Rencana Kerja dan Monitoring Evaluasi Program Desa

MEDIAINDONESIANEWS.ID Pemerintah Desa Loleo, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, menggelar Anual Plening (Rapat Tahunan) yang dihadiri oleh unsur pemerintahan desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, perwakilan perempuan, pemuda, serta pendamping desa. Kegiatan ini merupakan forum resmi musyawarah untuk membahas rencana kerja tahun mendatang sekaligus monitoring dan evaluasi pelaksanaan program desa tahun berjalan, berlangsung di Balai Desa Loleo. Jumat, (17/10/2025).

Dalam pantauan awak media, jalannya pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (RKPDes) tahunan tersebut, Kepala Desa Loleo, Ikbal Mahmud, menjelaskan biasanya kegiatan ini dilaksanakan pada pertengahan tahun anggaran, akan tetapi kami (Pemdes) Desa Loleo beserta lembaga BPD dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD Halteng, mengambil sikap diadakan di hari ini Jumat tanggal 17/10/2025.

“Dan Kepala Desa Loleo, Ikbal Mahmud menyatakan, peserta Musyawarah dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dari Dinas pemberdayaan masyarakat Desa (DPMD) Halteng, tokoh masyarakat, perwakilan kelompok masyarakat, dan pendamping.

Selanjutnya dikatakan Kepala Desa, Ikbal Mahmud, kegiatan ini dengam materi pembahasan yaitu;
Evaluasi Peninjauan kembali pelaksanaan RKP Desa pada tahun berjalan, dan lebih memprioritaskan pembahasan serta penentuan kegiatan program, sesuai anggaran desa untuk tahun berikutnya, sehinga membangun kesepakatan bersama antar semua elemen masyarakat desa, serta memberikan transparansi penggunaan anggaran dan akuntabilitas setiap keputusan yang diambil.

“Pemerintah Desa Loleo mengadakan musyawarah ini bertujuan untuk mengakumodir usulan dan kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi di bidang pembangunan desa,” ungkap Kedes.

Lanjut Ikbal Mahmud, memberikan kesempatan kepada seluruh warga untuk berpartisipasi dalam perencanaan dan pengambilan keputusan. Kesesuaian, menyelaraskan pembangunan desa dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).

Kemudian dikatakan Ikbal Mahmud, dan mengidentifikasi masalah-masalah krusial dan mencari solusi terbaik, termasuk dalam hal infrastruktur, ekonomi, dan kesejahteraan sosial.

“Kolaborasi ini Mendorong kerja sama antar berbagai pihak di desa untuk mencapai tujuan bersama,” tutup IKbal mahmud.

(Reporter Munces melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300

You cannot copy content of this page