Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Bandara Pattimura Ambon Kenalkan Dunia Penerbangan kepada Siswa SD Lewat Program School Goes to Airport

MEDIAINDONESIANEWS.ID Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon menggelar program edukasi School Goes to Airport dengan mengundang siswa-siswi SD Inpres 59 Tawiri untuk mengenal lebih dekat operasional bandara, Senin. Kegiatan ini bertujuan mengubah persepsi bahwa bandara bukan sekadar tempat naik dan turun pesawat, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa didampingi guru dan Kepala SD Inpres 59 Tawiri untuk menjelajahi berbagai fasilitas bandara sekaligus mempelajari tahapan perjalanan penumpang, mulai dari proses keberangkatan hingga kedatangan.

General Manager Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan para siswa sebagai bagian dari upaya memperkenalkan dunia penerbangan sejak usia dini.

“Kami sangat antusias menyambut kehadiran adik-adik dari SD Inpres 59 Tawiri. Bandara Pattimura bukan sekadar infrastruktur transportasi, melainkan juga jendela edukasi dan ruang publik bagi masyarakat sekitar. Kami berharap kunjungan ini dapat menumbuhkan cinta kedirgantaraan sejak dini dan menginspirasi mereka untuk berani bermimpi menjadi bagian dari ekosistem penerbangan di masa depan,” ujarnya.

Tur edukasi diawali di area check-in, tempat para siswa diperkenalkan dengan proses pelaporan penumpang, penukaran tiket menjadi boarding pass, penimbangan bagasi, hingga sistem penyaluran koper melalui conveyor menuju pesawat.

Selanjutnya, rombongan mengunjungi Security Check Point (SCP) untuk mempelajari prosedur pemeriksaan keamanan. Tim Aviation Security (Avsec) memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keselamatan penerbangan, termasuk aturan larangan mengambil foto maupun merekam video di area terbatas serta penjelasan mengenai barang-barang yang dilarang dibawa ke dalam kabin pesawat.

Perwakilan Aviation Security Bandara Pattimura Ambon, I Gde Bratha Adi, menegaskan bahwa edukasi tersebut bertujuan menanamkan budaya disiplin dan keselamatan kepada anak-anak.

“Pemeriksaan keamanan adalah jantung keselamatan penerbangan. Melalui kegiatan hari ini, kami ingin menanamkan budaya disiplin dan peduli keselamatan sejak dini. Kami mengajarkan adik-adik mengapa barang-barang tertentu dilarang masuk ke pesawat dan mengapa area ini memiliki aturan ketat, seperti larangan memotret, yang semata-mata demi keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa bandara,” katanya.

Usai melewati area pemeriksaan keamanan, para siswa diajak menuju ruang tunggu keberangkatan di Gate 1 dan Gate 2. Di lokasi tersebut, mereka mendapat penjelasan mengenai proses penumpang menunggu panggilan boarding sebelum memasuki pesawat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan ke area anjungan yang menjadi salah satu titik paling menarik bagi para siswa. Dari lokasi tersebut, mereka dapat melihat secara langsung pesawat yang terparkir di apron. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai fasilitas yang tersedia di bandara, seperti tenant kuliner, working space, game station, toilet, musala, hingga Kids Station yang disediakan sebagai area bermain bagi anak-anak.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke ruang kedatangan (Arrival Hall). Di lokasi ini, para siswa mempelajari proses pengambilan bagasi serta alur penyambutan penumpang yang baru tiba di Bandara Pattimura Ambon.

Melalui program School Goes to Airport, Bandara Pattimura Ambon berharap dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai dunia penerbangan sekaligus menumbuhkan minat terhadap profesi dan ekosistem aviasi di masa mendatang. (Red-MIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300

You cannot copy content of this page