MEDIAINDONESIANEWS.ID — Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon menggelar Pentas Seni dan Budaya dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Minggu, 16 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di area terminal Bandara Pattimura tersebut mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” dengan misi utama melestarikan budaya Maluku sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya daerah kepada masyarakat, khususnya para penumpang dan pengunjung bandara.
Melalui kegiatan tersebut, Bandara Pattimura tidak hanya menjalankan fungsinya sebagai gerbang transportasi udara, tetapi juga menjadi ruang untuk menampilkan dan mempromosikan seni serta kearifan lokal Maluku.
General Manager Kantor Cabang Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, mengatakan pihaknya berkomitmen menjadikan bandara sebagai ruang ekspresi budaya yang dapat dinikmati masyarakat.
“Bandara Pattimura tidak sekadar menjadi pintu gerbang mobilitas masyarakat, melainkan panggung utama yang menyapa para pelancong dengan kehangatan seni tari dan musik khas Maluku. Karena budaya adalah identitas, persatuan adalah kekuatan. Bersama melestarikan warisan Maluku untuk Indonesia,” ujar Johan.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIT dengan penampilan saxophone sebagai pembuka untuk menyambut kedatangan penumpang di area terminal.
Selanjutnya, pengunjung disuguhkan pentas seni tari dan musik tradisional khas Maluku. Pertunjukan tersebut menampilkan tarian daerah yang energik dan sarat makna filosofis, disertai alunan instrumen musik tradisional Maluku.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan Parade Merah Putih pada pukul 11.00 WIT. Para pengisi acara mengenakan pakaian bernuansa merah putih sebagai simbol semangat kemerdekaan dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Melalui pagelaran tersebut, Bandara Pattimura berharap masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap kekayaan budaya Maluku. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menumbuhkan semangat persatuan dan cinta Tanah Air melalui kampanye “Satukan Langkah, Lestarikan Budaya, Majukan Indonesia.” (MIN-01)















