NAMROLE, MEDIAINDONESIANEWS.ID – Dinas Perikanan Kabupaten Buru Selatan yang di pimpin M. Djafar Souwakil, S.Pi ini menugaskan Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pengelolaan TPI, Rahma Tuanaya, S.Pi berkolaborasi dengan Penyuluh Perikanan KKP melakukan kunjungan ke beberapa titik penjualan ikan di kecamatan namrole antaranya Pasar Ikan Fatmite, Pasar Ikan Kai Wait dan Pasar Ikan Labuang.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buru Selatan M.Djafar Souwakil,S.Pi kepada awak Media diruang kerjanya. Rabu, 2/7/2025.
Selanjutnya Kepala Dinas M. Djafar Souwakil mengatakan, Dari hasil pantauan Staf Dinas Perikanan di beberapa titik tersebut hanya beberapa pelaku usaha yang melakukan aktivitas penjualan Yaitu Ibu Hapipa Lesbassa dipasar Fatmite dengan menjual Ikan Tuna dengan harga jual Rp.20.000/potong dimana semestinya harga jual tersebut Rp.10.000/Potong tetapi karena kondisi cuaca yang buruk yang mengakibatkan nelayan tidak melaut.
Kondisi yang sama juga terjadi di pasar Kai Wait dan Pasar Labuang, menurut ibu ode dan ibu erna yang ditemui tim pantauan kami mengungkapkan hal yang sama,” jelasnya.
“Selain itu kata Souwakil, penjual ikan mentah, Staf kami pada Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Tim juga menyambangi penjual ikan asar dan Unit pengolahan Ikan dimana lokasi penjualan ikan asar dan UPI sebagian besar tidak melakukan aktivitas penjualan karena tidak ada pasokan ikan dari Nelayan.
Untuk diketahui, Tidak lupa Tim dari Dinas Perikanan juga mengunjungi Kelompok² Nelayan di desa Masnana dan sekitarnya langsung bertemu dengan Bapak Jasmin Jubair sebagai ketua kelompok Nelayan Masnana menyampaikan himbauan dari Kepala Dinas Perikanan kepada para Nelayan agar lebih mengutamakan Keselamatan disaat cuaca buruk mengingat beberapa pekan yang lalu telah terjadinya kecelakaan laut yang menimpa nelayan di desa Lektama dan desa Masnana.
Dengan demikian dari kesempatan itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pengelolaan TPI menghimbau agar lebih memperhatikan kondisi cuaca dan apabila dipaksakan melaut harus menggunakan Life Jacket dan tidak boleh pergi sendirian saat melaut. (MIN-AHM)















