banner 970x250

Diterjang Gelombang Tinggi, Warga Pesisir Matuting Tanjung Mengungsi, Sejumlah Rumah Rusak

MEDIAINDONESIANEWS.ID — Gelombang tinggi yang melanda pesisir Kecamatan Gane Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, sejak dua hari terakhir, memaksa warga Desa Matuting Tanjung mengungsi, Selasa (18/3/2026).

Hantaman gelombang yang terjadi secara berulang, terutama pada malam hari, menyebabkan air laut meluap hingga masuk ke permukiman warga yang berada di bibir pantai.

Sejumlah warga mengaku, kondisi air laut mulai mengalami kenaikan sejak beberapa hari sebelumnya. Namun situasi semakin memburuk saat gelombang pasang datang terus-menerus dan merendam rumah-rumah penduduk.

“Gelombang datang terus, terutama malam hari. Warga jadi panik karena air sudah masuk ke rumah,” ujar Rene, salah satu warga setempat.

Akibat kejadian tersebut, warga terpaksa mengevakuasi diri secara mandiri ke rumah keluarga maupun tetangga yang berada di lokasi lebih aman. Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat setempat.

Berdasarkan data sementara, sekitar tujuh rumah dilaporkan terendam air laut. Selain itu, beberapa bangunan mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan gelombang.

Saat ini, warga terdampak masih bertahan di lokasi pengungsian sementara dengan kondisi yang terbatas, baik dari segi logistik maupun fasilitas pendukung lainnya.

Di tengah situasi darurat, warga terus berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diamankan, meski cuaca di wilayah tersebut belum sepenuhnya membaik.

Kerugian material akibat peristiwa ini belum dapat dipastikan. Namun warga memperkirakan jumlahnya cukup besar mengingat sebagian rumah berada tepat di garis pantai dan rentan terhadap gelombang tinggi.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memberikan bantuan darurat, termasuk kebutuhan logistik bagi para pengungsi. Warga juga meminta adanya pembangunan talud penahan ombak sebagai langkah mitigasi guna mencegah dampak serupa di masa mendatang.

Kabiro Halsel: (Munces)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300

You cannot copy content of this page