MEDIAINDONESIANEWS.ID – DPRD Provinsi Maluku menggelar rapat gabungan bersama sejumlah dinas dan instansi terkait di Ruang Rapat Paripurna DPRD Maluku, Kamis (5/3/2026).
Rapat gabungan Komisi I dan Komisi II tersebut membahas persiapan arus mudik serta ketersediaan pangan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Maluku, Johan Johanis Lewerissa.
Pertemuan itu dihadiri berbagai pemangku kepentingan guna memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat serta menjamin ketersediaan bahan pangan selama periode hari raya.
Dalam kesempatan tersebut, Lewerissa menegaskan DPRD Maluku meminta pemerintah daerah memastikan ketersediaan bahan pokok, bahan bakar minyak (BBM), serta kelancaran transportasi bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
“Setiap menjelang hari raya besar keagamaan, baik Natal, Tahun Baru maupun Idul Fitri, kita selalu melakukan rapat koordinasi untuk memastikan kesiapan pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan pokok, BBM, serta transportasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, DPRD Maluku juga mendorong pemerintah daerah untuk melakukan operasi pasar guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar daya beli masyarakat tetap terjaga menjelang hari raya.
Menurut Lewerissa, langkah tersebut penting untuk mencegah spekulasi harga maupun isu yang dapat memicu kenaikan harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari raya.
“Operasi pasar penting dilakukan agar harga tetap stabil dan masyarakat tidak terbebani menjelang hari raya,” kata dia.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengendalian harga dan distribusi logistik harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak terkait, baik pemerintah daerah, instansi teknis, maupun tim pengendalian inflasi daerah.
Dalam rapat tersebut, masing-masing instansi juga menyampaikan laporan terkait kondisi stok pangan, distribusi logistik, serta kesiapan pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran. (AHL)















