banner 970x250

Kuota Tiket Mudik Gratis di Maluku Naik 40 Persen pada 2026

MEDIAINDONESIANEWS.ID Kabar baik bagi masyarakat Maluku yang berencana pulang kampung pada momentum Idul Fitri 1447 Hijriah. Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mengonfirmasi adanya peningkatan signifikan kuota tiket mudik gratis pada tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam jumpa pers di Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Kamis (5/3/2026), usai melakukan koordinasi lintas sektor bersama Polda Maluku terkait kesiapan transportasi dan keamanan menjelang Lebaran.

Menurut Hendrik, kuota tiket mudik gratis yang disediakan pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengalami peningkatan sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pada tahun 2025 jumlah tiket mudik gratis yang disediakan sebanyak 10.600 tiket. Sementara pada tahun 2026 meningkat menjadi 14.000 tiket,” ujar Hendrik.

Ia menjelaskan, jumlah 14.000 tiket tersebut merupakan alokasi gelombang pertama yang telah disetujui oleh pemerintah pusat. Peningkatan kuota ini dinilai sebagai respons atas tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan seperti Maluku saat momentum hari raya.

Selain kuota dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Maluku juga mengajukan permohonan tambahan kuota kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

“Kami telah mengajukan estimasi tambahan sekitar 10.000 tiket. Jika disetujui, ini akan menjadi gelombang kedua bantuan tiket mudik gratis,” kata Hendrik.

Pemprov Maluku juga menyiapkan dukungan tambahan melalui pembiayaan daerah untuk menambah jumlah tiket gratis, sehingga masyarakat yang belum terakomodasi dalam kuota pusat tetap memiliki kesempatan pulang ke kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi.

Sebelumnya, Gubernur Maluku juga menghadiri rapat konsolidasi bersama Polda Maluku guna memastikan kesiapan infrastruktur transportasi serta pengamanan selama arus mudik Lebaran.

Menurut Hendrik, sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait menjadi sangat penting mengingat kondisi geografis Maluku yang sebagian besar bergantung pada transportasi laut.

“Rapat ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat. Fokus kita adalah pelayanan yang humanis dan ketersediaan akses transportasi yang memadai,” ujarnya.

Ia berharap permohonan tambahan kuota tiket mudik gratis dapat segera direspons pemerintah pusat sehingga masyarakat dapat memperoleh kepastian lebih awal untuk merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. (AHL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300

You cannot copy content of this page