MEDIAINDONESIANEWS.ID – Pemerintah Negeri (Desa) Laha menyambut positif pelaksanaan Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) tingkat Kecamatan Teluk Ambon dan Baguala yang berlangsung di Kantor Negeri (Desa) Laha, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari kedua kecamatan dan akan berlangsung selama dua hari.
Kepala Pemerintah Negeri (Desa) Laha, Muhammad Yasir Mewar, saat ditemui awak media mengatakan bahwa pelaksanaan LASQI di Negeri Laha bertujuan untuk mengembangkan bakat generasi muda di bidang seni dan musik Islami, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.
“Kami sangat bersyukur karena DPD LASQI Kota Ambon menunjuk Negeri Laha sebagai tuan rumah. Selain menjadi ajang pengembangan seni dan budaya bagi generasi muda, kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung,” ujar Mewar.
Menurutnya, pelaksanaan LASQI turut melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat. Kehadiran peserta dan tamu dari luar wilayah memberikan peluang bagi masyarakat untuk memasarkan berbagai produk lokal.
“Ada sejumlah UMKM yang berpartisipasi dan menjual produknya. Tamu maupun peserta yang datang dari luar daerah juga membeli produk-produk yang ditawarkan masyarakat,” katanya.
Mewar menjelaskan, jumlah peserta yang mengikuti lomba mencapai sekitar 150 orang dari Kecamatan Teluk Ambon dan Baguala. Perlombaan akan berlangsung hingga babak semifinal dan final yang dijadwalkan digelar pada hari berikutnya.
Ia menambahkan, penunjukan Negeri Laha sebagai tuan rumah tidak terlepas dari respons positif yang diberikan pemerintah negeri saat DPD LASQI Kota Ambon melakukan koordinasi awal terkait penyelenggaraan kegiatan.
“Ketika panitia dan DPD LASQI datang untuk berkoordinasi, kami menyambutnya dengan baik. Kami juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan generasi muda di bidang seni dan budaya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mewar menilai kegiatan seni dan budaya seperti LASQI memiliki peran penting dalam membina generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, anak-anak dan remaja memiliki wadah yang positif untuk mengembangkan bakat dan kreativitas mereka, sehingga dapat mencegah mereka dari hal-hal yang tidak baik,” katanya.
Diketahui, Negeri Laha mengikutsertakan sekitar 37 anak dan remaja dalam ajang tersebut. Mewar berharap para peserta mampu meraih prestasi yang membanggakan serta terus mengembangkan potensi seni dan budaya yang dimiliki.
“Harapan kami, anak-anak Negeri Laha dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan meraih prestasi dari kegiatan LASQI ini,” tutupnya. (MIN-01)















