Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Tampil Luar Biasa, Paslon WALLY-NUSSA Lebih Menguasai Materi dan Panggung Debat Publik

NAMROLE, MEDIAINDONESIANEWS.ID – Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buru Selatan (Bursel) masuk pada debat publik kandidat yang digelar KPU Bursel di Gedung Serba Guna Namrole. Senin malam, (14/10/2024).

Dalam debat itu dipandu oleh moderator, Yaser Tuarita dan disaksikan langsung oleh ketiga panelis, yaitu Dr. Abdul Manaf Tubaka, M.Si, Dosen Tetap Pasca Sarjana dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Dr. Hanok Mandaku, ST., MT, Dosen Tetap Fakultas Teknik Universitas Pattimura Ambon, dan Dr. Sherlock Lekipiouw, SH., MH, Dosen Tetap Fakultas Hukum Universitas Pattimura Ambon.

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buru Selatan nomor urut 2 dengan jargon ‘WALLY-NUSSA’ ini menampilkan gagasan serta wawasannya untuk kemajuan masyarakat dan daerah Buru Selatan yang lebih maju kedepan.

Pantauan media ini, Pada debat perdana ini, Calon Bupati nomor urut 2 Abdul Haris Wally yang berpasangan Wakil Bupati dengan Elisa Ferianto Lesnussa dengan jargon (WALLY-NUSSA) ini nampak tampil begitu luar biasa dan menguasai panggung debat.

Paslon Bupati yang di sapa Bupati Muda ini dengan gaya tampil yang begitu luar biasa dihadapan ketiga panelis dan semua dalam forum debat itu terlihat tenang dengan menguasai materi dan panggung debat.

“Tahapan debat seperti ini merupakan pertama kali dan baru baginya, namun calon Bupati Ahwa yang disapa dengan nama Bupati Muda ini terlihat begitu tenang, santai dan berkelas.

Dan dalam pemaparan visi-misinya, Bupati Muda ini menyampaikan secara gamblang, capat dan tepat sesuai dengan waktu yang telah tentukan oleh moderator.

Kemudian dari pemaparan visi misinya, dan masuk pada babak pertanyaan baik pertanyaan dari paslon nomor urut 1 La Hamidi dan Gerson Eliaser Selsily (LHM-GES) dan paslon nomor urut 3 Hj. Safitri Malik Soulisa dan Hempri Lesnussa (SMS-BENO). Ia menjawab setiap pertanyaan dengan baik dan menyakinkan.

Selanjutnya pada kesempatan itu calon Bupati Abdul Haris Wally (Ahwa) ini mempertegas visi-misinya bahwa, untuk membangun buru selatan yang lebih maju maka yang pertama adalah, Infrastruktur pembangunan jalan dan jembatan harus diselesaikan terlebih dahulu, dan semua itu dilakukan dengan pendekatan teknologi informasi (IT).

“Dan jika pasangan calon WALLY-NUSSA ini terpilih, Ia bisa mampu memantau kinerja camat dan kepala desa secara real-time melalui CCTV yang akan mempercepat proses pengawasan dan kendali pemerintahan,” kata Ahwa (Bupati Muda).

Kemudian dikatakan Ahwa, karena dengan pendekatan berbasis IT ini melibatkan penggunaan Al dan Internet. Disampaikan itu juga pendekatan ini akan mempermudah proses Administrasi dan birokrasi termasuk dalam menerapkan e-government untuk memberantas pungli dan meningkatkan transparansi,” jelasnya.

Lebih jelas Wally mengatakan, pentingnya menjalankan undang-undang aparatur sipil negara dengan baik untuk mencapai good government dan clean government.

Menurutnya, sebab jika diterapkan dengan baik maka pemerintahan yang baik dan bersih bisa kita capai.

“Dalam membangun Bursel kata Wally, Ia berjanji akan melibatkan tokoh adat tokoh agama, sehingga memanfaatkan pendekatan budaya dan agama untuk menciptakan suasana yang harmoni dalam masyarakat.

“Dan solusi dari permasalahan Bursel ini harus dilakukan dengan pendekatan yang tepat, dan Ia yakin bahwa konsep pembangunan berbasis IT serta melibatkan tokoh adat dan tokoh agama maka akan mempercepat kemajuan daerah kabupaten buru selatan,” ungkap Ahwa dalam forum debat paslon itu.

Diakhir debat dalam closing statemen sosok pemimpin yang energik ini menyampaikan bahwa, Rakyat buru selatan yang saya cintai dan saya hormati. Beta (saya) Abdul Haris Wally, 38 tahun yang lalu beta (saya) lahir di bawah kolom Gunung Kepala Madan dari orang tua berdua yang sangat susah, dan sangat miskin.

Selanjutnya dikatakan Abdul Haris (Bupati Muda), beta (saya) berproses dari waktu demi waktu, Allah SWT memberikan pangkat pertama dengan beta (saya) pada umur 19 tahun dengan pangkat anak yatim.

Kemudian Ahwa mengatakan, Ia berproses kuliah di Kendari dan berproses dengan dinamika yang ada tanpa orang tua (seorang bapak) beta (saya) berproses.

Kata Ahwa, Ia mengingat orang tuanya sampaikan kepadanya, pi (pergi) sekolah jauh-jauh dan pintar-pintar lalu pulang bangun negeri,” ungkap Haris.

Dikatakannya lagi, itu beta (saya) punya orang tua nasehat buat beta (saya) untuk pergi sekolah jauh-jauh dan pintar-pintar lalu pulang baku lihat sudara untuk membangun Negeri.

“Dan sosok pemimpin yang energik ini mengatakan, kenapa beta (saya) Abdul Haris Wally harus maju karena banyak keluhan dari ASN, banyak keluhan dari petani, banyak keluhan dari nelayan yang tidak tersentuh sehingga perekonomian itu tidak berkembang.

Sambungnya, Abdul Haris Wally dan Elisa Ferianto Lesnussa pulang ke negeri ini dengan niat yang tulus untuk membangun negeri ini, kita bekerja butuh lompatan yang cepat dan beta (saya) akan gunakan beta (saya) punya seluruh jaringan, dan beta (saya) punya seluruh energi yang ada untuk membangun Buru Selatan lebih maju secara cepat kedepan.

Ahwa mengungkapkan, Buru Selatan sangat tertinggal jauh ketimbang kabupaten yang lain, dan uraian kata pernyataan dan sanggahan dari tadi itu menjelaskan soal buru Selatan kurang lebih 16 tahun ini katong (kita) tertinggal dan tidak maju.

Dikatakan Ahwa, Ia pulang dengan modal pribadi untuk mengabarkan kabar bahwa buru selatan ini berada di situasi darurat, buru selatan ini ada di persimpangan jalan.

“Maka jangan salah pilih di tanggal 27 November 2024, karena resikonya ada pada keturunan anak cucu kita sendiri, maka pastikan pada tanggal 27 pilih pasangan nomor urut 2 Abdul Haris Wally dan Elisa Ferianto Lesnussa,” ajak Abdul Haris (Bupati Muda) ini.

“Kita akan buktikan satu di tahun pertama ASN yang setengah mati untuk mau dilantik itu kita akan Lantik semua sesuai dengan pendekatan profesionalitas dan pembagian wilayah secara adil,” tutup Ahwa. (MIN-05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300

You cannot copy content of this page